Kementrian Kaderisasi
PROPOSAL P5 DOWNLOAD
PROPOSAL PKPM 2012 DOWNLOAD
Proposal FEB Award DOWNLOAD
Proposal LML DOWNLOAD
Proposal Leadership School DOWNLOAD
Kementrian Pendidikan
Proposal IDC (Integrated Development to be Champion) DOWNLOAD
Proposal English Club 2012 DOWNLOAD
Proposal High School Economics Competition DOWNLOAD
Kementrian Jaringan Lembaga
Proposal Safary to Government Institution DOWNLOAD
KONTAN “Goes to Campus” DOWNLOAD
Proposal Pendelegasian Pertemuan Fisik FMEI FMEI 2012
DOWNLOAD
Proposal Penerimaan Studi Banding Penerimaan Studi Banding BEM FE Universitas Gadjah Mada DOWNLOAD
Proposal Penerimaan Studi Banding SABK IM TELKOM DOWNLOAD
Proposal FEB AWARD DOWNLOAD
Kementerian Kajian Aksi dan Strategis
PROPOSAL CIC (Cinema In Campus) DOWNLOAD
Proposal Toko Kopi (Tempat Ngobrol Asik, Pojok Kritik, dan Opini) DOWNLOAD
PROPOSAL CIC 2 (Cinema In Campus 2) DOWNLOAD
Kementerian Pengabdian Masyarakat
Proposal RPC (Recycle Paper for Charity) DOWNLOAD
Proposal MAMA (Mari Makan) DOWNLOAD
Proposal Mahasiswa Peduli (MAPEL) 2012 DOWNLOAD
Proposal MAPEL 2 DOWNLOAD
Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa
Proposal DBD (Dialog Bersama Dekanat) DOWNLOAD
Proposal GERAKAN PEDULI UNTUK MAHASISWA 2012 DOWNLOAD
Proposal Scholarship Expo 2012 DOWNLOAD
Proposal DBD II DOWNLOAD
Proposal Ekspedisi DOWNLOAD
Kementerian Olahraga dan Kesenian Mahasiswa
Proposal Olimpiade Of Economics DOWNLOAD
Proposal PSM FE Valedictorian Voices dalam HARMONI SUARA MAYDRASIA 2012 DOWNLOAD
Proposal Symphony Of Padjadjaran internal DOWNLOAD
Proposal FEB UNPAD Championship internal DOWNLOAD
Proposal AUTOFOCUS DOWNLOAD
Kementerian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa dan Organisasi
Proposal Ceremonial Acceptance 2012 DOWNLOAD
Proposal Malam Keakraban 2012 DOWNLOAD
Proposal PS2 DOWNLOAD
Proposal Hike – UP DOWNLOAD
Proposal I’m Sorry Good Bye DOWNLOAD
Kementerian Relasi Alumni dan Perusahaan
Proposal IPAYMU “Perkembangan Transaksi Online di Indonesia” DOWNLOAD
Proposal National Development Training Centre 2012 DOWNLOAD – IKK
Proposal TCC (International Thai Culture Camp) DOWNLOAD
www.bem-s1.fe.unpad.ac.id
Informasi Populer
-
PPSDM adalah salah satu dari sebelas departemen yang melekat di dalam BEM STAN, yang juga merupakan salah satu dari empat departemen ya...
-
Indonesia merupakan negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi, yaitu Demokrasi Pancasila. Di mana dalam menjalankan pemerinta...
-
BEM FE UNTAR- Kelas Unggulan adalah kelas yang dibuat oleh Jurusan S1 Akuntansi FE UNTAR bagi teman-teman Mahasiswa/i S1 Akuntansi y...
-
Jum’at, tanggal 11 Januari 2013 Senat Mahasiswa FKH UGM Periode 2012/2013 menggelar acara spesial, yaitu Hearing Publik Menyambut Dekanat ...
-
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat universitas atau in...
Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru
Toga Wisuda DAUR ULANG
Informasi Kegiatan Kampus dari @InfoKampusKU
08.00
Download Program Kerja BEM KEMA FEB UNPAD Kabinet Bersinar 2012
Senin, 02 Juli 2012
08.21
[unsoed.ac.id,
Sen, 11/6/12] Kampanye pentingnya gizi termasuk minum susu masih perlu
digalakkan di Indonesia mengingat konsumsi Susu Segar Indonesia di ASEAN
saja hanya sedikit diatas Kamboja dan Myanmar. Hal ini mendorong
kepedulian Mahasiswa Fakultas Peternakan UNSOED untuk menggelar Seminar
Nasional yang diberi tajuk “Minum Susu Segar Untuk Generasi Mendatang”
dalam rangka kampanye minum susu sekaligus memeringati hari susu
se-dunia. Dalam seminar nasional kali ini diundang pula mahasiswa dari
Perguruan Tinggi lain dan juga ibu-ibu PKK sebagai penggerak masyarakat.
Mahasiswa Peternakan UNSOED Gelar Seminar Nasional & Kampanye Gerakan Minum Susu
Senin, 11 Juni 2012
Kepala BBPTU SP Baturaden, Ir. H. Ali Rachman, M.Si sebagai pembicara
dalam seminar ini mengungkapkan bahwa orang Indonesia lebih kenal susu
olahan daripada susu segar dan bahkan secara umum konsumsi susu orang
Indonesia masih sangat rendah. “Rendahnya konsumsi susu orang Indonesia
disebabkan beberapa hal diantaranya ekonomi, pengetahuan, ketersediaan,
dan budaya” demikian ungkap Ali Rachman.
Untuk memenuhi kebutuhan susu
nasional maka dirancang langkah strategis pembangunan agribisnis sapi
perah 2010-2014 melalui program peningkatan populasi sapi, peningkatan
produksi susu, peningkatan kualitas susu, pembinaan efisiensi usaha, dan
pembinaan kelembagaan peternakan.
Sementara itu, Pembicara lainnya, Ketua ASPEKPIN, Arief Rachman
Wardhana, S.Sos.,M.Si mengungkapkan tentang potensi kambing perah dan
susu kambing perah di Indonesia dari diantaranya peranakan etawa, jawa
randu, dan kambing sapera. Manfaat susu kambing diungkapkan oleh Arief
yaitu mempunyai ukuran partikel lemak yang lebih kecil, mengandung asam
lemak pendek dan sedang yang lebih tinggi, dan menghasilkan gumpalan
protein yang lembut. “Aspek lain yang membedakan susu kambing dan susu
sapi adalah aromanya yang khas yang disebabkan oleh asam lemak spesifik
yaitu c6,c8,dan c10”, demikian ungkap Arief lebih lanjut.
Untuk masifikasi kampanye minum susu, kegiatan Seminar Nasional ini
dilangsungkan selama dua hari yaitu kegiatan seminar nasional itu
sendiri, tinjauan exfarm, dan penyuluhan kepada ibu-ibu kader PKK.
Langkah yang dilakukan oleh mahasiswa FAPET ini diharapkan menjadi
sarana yang efektif untuk edukasi dan menggerakkan kampanye minum susu.
http://fapet.unsoed.ac.id/index.php/lowongan-kerja/b-e-m
08.00
Rumah Belajar BEM UI (Rumbel), merupakan salah satu program kerja Departemen Sosial Kemasyarakatan BEM UI 2012 yang bergerak dibidang pendidikan. Dalam pelaksanaannya Rumbel menyediakan akses pendidikan tambahan gratis berupa bimbingan belajar SD, SMP serta program paket B (setara SMP) & paket C (setara SMU) kepada masyarakat. Fokus sasaran kegiatan Rumbel ini adalah menjangkau masyarakat sekitar UI & Depok, untuk memperoleh akses pendidikan tambahan gratis diluar sekolah. Rumbel dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 10:00 – 16:00, di Pusat Kesehatan Mahasiswa (PKM) Lt.2.
Kini Rumah Belajar (Rumbel) BEM UI telah memasuki tahun ke delapan. Bukan waktu yang sebentar dalam membangun dan memberikan sumbangsih kepada masyarakat. Melihat kembali delapan tahun yang lalu ketika Rumbel pertama kali terbentuk, Rumbel hanya menyediakan program penyetaraan paket C yang diperuntukan bagi para cleaning service & office boy UI. Saat itu, kakak-kakak kami di BEM UI berharap jika para cleaning service & office boy UI yang rata-rata hanya tamatan SMP diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya, mungkin mereka akan mampu meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan mereka dan generasi setelah mereka.
Seiring berjalannya waktu, Rumbel terus mengalami perkembangan hingga membuka akses pendidikan tambahan gratis kepada masyarakat umum untuk jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMU, serta program kesetaraan paket B. Saat ini Rumbel BEM UI, memiliki 20 pendidik dan 29 panitia dengan peserta didik yang mencapai kurang lebih 100 orang. Dengan membawa tagline “Belajar, Berbagi, Menginspirasi” kami ingin Rumbel dapat menjadi tempat belajar bagi siapapun. Karena kami percaya bahwa setiap orang adalah guru dan setiap tempat adalah sekolah. Selain itu, Rumbel pun dapat menjadi tempat berbagi untuk siapapun. Berbagi ilmu, keceriaan, hingga canda dan tawa. Yang kesemuanya itu tentu akan memberikan inspirasi kepada banyak pihak untuk bergerak bersama dalam membangun bangsa ini melalui jalur pendidikan.
“It is better to light one candle than curse the darkness” -The Christophers Society’s Motto
www.bem.ui.ac.id
Sewindu Rumbel BEM UI
Kamis, 01 Maret 2012
Rumah Belajar BEM UI (Rumbel), merupakan salah satu program kerja Departemen Sosial Kemasyarakatan BEM UI 2012 yang bergerak dibidang pendidikan. Dalam pelaksanaannya Rumbel menyediakan akses pendidikan tambahan gratis berupa bimbingan belajar SD, SMP serta program paket B (setara SMP) & paket C (setara SMU) kepada masyarakat. Fokus sasaran kegiatan Rumbel ini adalah menjangkau masyarakat sekitar UI & Depok, untuk memperoleh akses pendidikan tambahan gratis diluar sekolah. Rumbel dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 10:00 – 16:00, di Pusat Kesehatan Mahasiswa (PKM) Lt.2.
Kini Rumah Belajar (Rumbel) BEM UI telah memasuki tahun ke delapan. Bukan waktu yang sebentar dalam membangun dan memberikan sumbangsih kepada masyarakat. Melihat kembali delapan tahun yang lalu ketika Rumbel pertama kali terbentuk, Rumbel hanya menyediakan program penyetaraan paket C yang diperuntukan bagi para cleaning service & office boy UI. Saat itu, kakak-kakak kami di BEM UI berharap jika para cleaning service & office boy UI yang rata-rata hanya tamatan SMP diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya, mungkin mereka akan mampu meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan mereka dan generasi setelah mereka.
Seiring berjalannya waktu, Rumbel terus mengalami perkembangan hingga membuka akses pendidikan tambahan gratis kepada masyarakat umum untuk jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMU, serta program kesetaraan paket B. Saat ini Rumbel BEM UI, memiliki 20 pendidik dan 29 panitia dengan peserta didik yang mencapai kurang lebih 100 orang. Dengan membawa tagline “Belajar, Berbagi, Menginspirasi” kami ingin Rumbel dapat menjadi tempat belajar bagi siapapun. Karena kami percaya bahwa setiap orang adalah guru dan setiap tempat adalah sekolah. Selain itu, Rumbel pun dapat menjadi tempat berbagi untuk siapapun. Berbagi ilmu, keceriaan, hingga canda dan tawa. Yang kesemuanya itu tentu akan memberikan inspirasi kepada banyak pihak untuk bergerak bersama dalam membangun bangsa ini melalui jalur pendidikan.
“It is better to light one candle than curse the darkness” -The Christophers Society’s Motto
www.bem.ui.ac.id
10.00


BEM Fakultas Ilmu Kesehatan UEU Menyelenggarakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran
Rabu, 27 April 2011
Pelatihan penanggulangan kebakaran
adalah suatu proses pendidikan sistematis dan terorganisir untuk
menupayakan pencegahan dan pemberantasan terjadinya kebakaran. Pelatihan
ini diperlukan tidak hanya untuk bidang industri tetapi juga disegala
bidang. Bidang pendidikan seperti sekolah, kampus, dan lainnnya. Hal ini
dilakukan dalam rangka meningkatkan derajat keselamatan dan kesehatan
masyarakat secara optimal.
Kebakaran adalah suatu bencana atau
musibah yang ditimbulkan oleh api yang tidak diharapkan, sukar dikuasai
dan merugikan baik berupa harta benda maupun nyawa manusia, pencegahan
kebakaran merupakan lini pertama dalam rangka penanggulangan kebakaran,
namun masih ada kemungkinan terjadinya kebakaran secara tidak terduga.
Sebab-sebab terjadinya kebakaran meliputi kelalaian, kegagalan teknis,
peristiwa alam, penyalaan sendiri dan kesengajaan. Dari sebab-sebab
tejadinya kebakaran dilingkungan tempat tinggal masyarakat adalah
kegagalan teknis sebagai contoh ialah konsleting listrik.
Namun kebakaran dapat tejadi dimana-mana
dan kapan saja serta dengan penyebab yang tidak hanya kegagalan teknis
belaka, sebagai contoh berdasarkan kasus untuk sepuluh tahun terakhir
telah banyak terjadi kecelakaan kebakaran yang terjadi di industri
minyak, gas, dan petrokimia. Antara lain kebakaran tangki-timbun di
Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap akibat tersambar petir pada Oktober
1995 (Republika), kebakaran di Pertamina Unit Pengolahan V Balikpapan
akibat korosi pipa penyaluran minyak pada Agustus 2000 (Kompas),
kebakaran di Exxon Mobil Lhokseumawe yang disinyalir adamya unsur
sabotase pada September 2001 (Jawa Pos), kebakaran di Pertamina DOH Jawa
bagian Timur Cepu akibat blow-out sumur gas alam pada Februari 2002
(Suara Merdeka), kebakaran di Total Fina Elf di kilang Tunu akibat
sistem kegagalan alat pada Maret 2002 (Kompas).
Dari data yang didapat dari Suku Dinas
Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, dari Januari hingga
September tahun 2009 kebakaran melanda Jakarta Barat sebanyak 114 kali,
atau 2,9 kali per minggu. Padahal, sepanjang 2009 musibah kebakaran
hanya terjadi sebanyak 98 kali.
Dari berbagai peristiwa tersebut diatas,
pelu adanya suatu pelatihan untuk mecegah dan menanggulangi potensi
terjadinyan kebakaran. Pelatihan penanggulangan kebakaran adalah suatu
proses pendidikan sestematis dan terorganisir untuk menupayakan
pencegahan dan pemberantasan terjadinya kebakaran. Pelatihan ini
diperlukan tidak hanya untuk bidang industri tetapi juga disegala
bidang. Bidang pendidikan seperti sekolah, kampus, dan lainnnya. Hal ini
dilakukan dalam rangka meningkatkan derajat keselamatan dan kesehatan
masysrakat secara optimal perlu dilakukannya pelatihan-pelatihan
penangguangan kebakaran secara periodik.
Tingginya kasus kebakaran, dan
pentingnya pengetahuan tentang penanggulangan kebakaran menjadi dasar
BEM FIKES UEU menyelenggarakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran
Pelatihan Penanggulangan Kebakaran ”Civil Society Can Do This” pada
Minggu, 24 April 2011, pukul: 08.30 s/d selesai di Kampus Esa Unggul.
http://www.esaunggul.ac.id/news/bem-fakultas-ilmu-kesehatan-ueu-menyelenggarakan-pelatihan-penanggulangan-kebakaran/
21.10
Sementara itu, anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, Drs Slamet Effendy Yusuf MSi, mengatakan,
analisis kritis terhadap keberadaan NAMRU-2 seperti yang digulirkan
oleh Depkes RI yang akhirnya menjadi perhatian masyarakat internasional,
menyangkut persoalan biodiversity. Ketiadaan Material Transfer Agreement (MTA) dalam kegiatan penelitian dengan NAMRU-2 sebagaimana yang telah disyaratkan dalam perundang-undangan Indonesia, disinyalir merupakan penyebab dari ketidakjelasan status kepemilikan spesimen biologis Indonesia di mata Internasional. [Nif/Ed]
http://www.uinjkt.ac.id/index.php/section-blog/1-headline/271-bem-uin-jakarta-gelar-seminar-kontroversi-namru-2.html
BEM UIN Jakarta Gelar Seminar Kontroversi NAMRU-2
Jumat, 12 September 2008
Auditorium, UINJKT Online – Kendati kontroversi keberadaan The US Naval Medical Research Unit Two (NAMRU-2) di
Indonesia kini mulai surut dari pemberitaan media, isu tersebut tak
berarti tak lagi menarik. Isu tersebut tetap penting didiskusikan,
setidaknya bagi mahasiswa UIN Jakarta. Buktinya, ratusan mahasiswa
memadati Seminar Nasional bertema ”Kupas Tuntas Kontroversi
NAMRU: Kedaulatan NKRI Dalam Ancaman?” yang diselenggarakan Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIN Jakarta di Auditorium Utama, Kamis (11/9)
sore lalu.
Seminar yang menghadirkan Menteri Kesehatan RI,
Prof DR Dr Siti Fadilah Supari SpJp itu, mengupas kontroversi di balik
sepak terjang NAMRU di Indonesia. Dalam sambutannya, Menkes mengatakan,
NAMRU-2 berdiri di Indonesia sejak tahun 1968. Laboraturium
Angkatan Laut Amerika Serikat itu terealisasi atas dasar Piagam
Perjanjian Kerjasama Bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat
tentang riset penyakit menular. Dalam perjanjian tersebut, pihak Amerika
akan mendapatkan pengetahuan mengenai penyakit menular di wilayah
tropis (Asia Tenggara) dan dipusatkan di Indonesia.
Menkes
melanjutkan, sebagai negara tuan rumah, Indonesia berkewajiban
memfasilitasi tempat penelitian dan memberikan kebebasan bagi tim
peneliti NAMRU-2 untuk melakukan aktivitas penelitian (observasi
lapangan, pengumpulan data dan sampel penelitian) dari berbagai wilayah
di Indonesia. Tapi, dari sini pula berbagai masalah timbul, mulai dari
tidak seimbangnya isi perjanjian yang lebih menguntungkan pihak Amerika
sampai pemakaian tempat yang merupakan milik Departemen Kesehatan RI.
http://www.uinjkt.ac.id/index.php/section-blog/1-headline/271-bem-uin-jakarta-gelar-seminar-kontroversi-namru-2.html



